Oktober 04, 2011

In Heaven

Aku tidak berkedip dari ramainya lampu di sekitar kanan dan kiri jalan. Gedung-gedung juga tinggi banget. Satu-satunya kawasan yang membuat aku dan Papa nyaman berjalan di Orchard Road ya itu, terang benderang, jalannya lurus bagus, dan emang enak buat jalan. Sambil memakan hot dog, aku dan Papa masih berjalan bergandengan tangan
Aku takut tersesat. Aku kan lagi di Singapura. Tadinya Papa nggak pernah mau kalo aku ajak tamasya ke Singapura. Padahal dulu aku, Papa, dan Mama suka banget ke Singapura. Kalo Papa sih, kata Mama, suka nonton balapan mobil. Kalo aku dan Mama suka makan aja di Mc Donalds. Terus jalan-jalan di sini, atau di Little India. Mama suka belanja baju yang bagus-bagus dan warna-warni. Dan aku suka dibeliin baju bergambar Minnie Mouse, tokoh kartun kesukaanku.
“ Papa?” tanyaku setelah aku menghabiskan hotdogku. Mulutku belepotan saus dan akhirnya Papa yang ngelap mukaku sampai bersih pakai saputangannya.
“ I want Minnie Mouse T-shirt. Papa, please buy me one piece,” pintaku. Papa menghentikan langkahnya dan mengajakku duduk di bangku berwarna cokelat. Dari tempat kami duduk, cahaya terlihat semakin bagus. Dan lagi, tidak hanya berwarna putih terang, tapi berwarna-warni. Indah sekali.
“ Is there nothing else cartoon you like? Another but Minnie?” tanya Papa. Aku menggeleng. Aku suka Minnie, Minnie Mouse itu lucu, dan selalu memakai pita. Minnie itu seperti Mama.
“ Why should Minnie?” tanya Papa.
“ Because Minnie is never lonely. She has her life-time boyfriend, Mickey. I never want to be alone, Papa. I wanna be like Minnie,” jelasku. Papa terdiam. Aku juga terdiam. Biasanya aku, Papa, dan Mama duduk bertiga bersisian di Orchard Road seperti ini.
“ Papa, lampunya bagus-bagus ya. Warna-warni,” ujarku. Papa menatapku dengan wajah sendu.
“ Apa di surga juga seterang ini, Papa?” tanyaku lagi.
“ Kenapa bertanya seperti itu?” tanya Papa.
“ Karena Mama takut gelap, Papa.”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar