Oktober 04, 2011

Coffe Vs Life



 Have you ever think that your life is bitter? Gue juga sering berpikiran kayak gitu. Sering malahan. Dikit-dikit ngerasa hidup ngga pernah adil, padahal gue sendiri yang ngga adil sama hidup. Emang sifat manusia ya, sering nyari pembenaran diri.


 Nah, kalo denger dan nyeruput kopi? I bet you have ever sipped a cup of hot coffee. Gimana rasanya? Pahit? Perbandingan yang bagus kan sama hidup yang kata lo pahit? Jadi itulah yang gue rasain. Ketika gue ngerasa semesta udah mulai cari ribut sama gue, dan gue ngerasa hidup gue pahit banget, gue dateng aja ke Kedai Kopi dan memesan espresso. Kalo perlu, double espresso.

Sebagian orang suka menyerahkan masalahnya kepada alkohol, kalo gue, secangkir kopi aja yang ngga bikin hangover. Ketika itu, rasanya sedang pusing, banyak tugas, banyak masalah hati, banyak selentingan lain yang menguras tenaga juga. I'm sipping a cup of coffee, than i can think clearly. My life's not as bitter as coffee, not at all. Kemudian gue habisin secangkir kecil espresso gue. Habisin semua pahit dalam hidup gue, biar selanjutnya gue bisa merdeka, berjalan beriringan dengan masalah-masalah gue. Ah, life is beautiful ,isn't, babe?

-Jogjakarta, 4 Oktober 2011_

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar